Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Kamis (05/03/2026). Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya kemampuan mengelola tiga instrumen utama dalam organisasi, yang jadi kunci keberhasilan seorang pemimpin di lingkungan birokrasi.
“Ini fondasi yang paling utama selaku pimpinan satuan kerja (Satker), yaitu
mengelola uang, barang dan jasa, serta sumber daya manusia (SDM). Tiga elemen
dasar itu yang menjadi kunci utama suksesnya Anda dalam memimpin,” ujar Dalu
Agung Darmawan dalam pertemuan daring bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumsel,
Rahmat beserta seluruh jajaran.
Lebih lanjut, Sekjen ATR/BPN menekankan pentingnya pengelolaan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara akuntabel. Ia meminta setiap
pimpinan di Satker untuk memanfaatkan anggaran secara optimal. Menurutnya, setiap
penggunaan anggaran pada dasarnya berkaitan dengan proses pengadaan barang dan
jasa yang harus dijalankan sesuai ketentuan dan menjunjung tinggi kualitas
pelaksanaan.
Pada kesempatan ini, Sekjen ATR/BPN mengatakan bahwa pengelolaan yang baik
perlu dilakukan bukan hanya dalam hal anggaran, namun juga pengelolaan Barang
Milik Negara (BMN). Kepada para pimpinan terkait, ia mengingatkan untuk menjaga
integritas dan komitmen dalam menjalankan tugas.
"Saya minta para pimpinan Satker untuk memastikan kesesuaian data barang
di kantor masing-masing dengan yang tercatat dalam aplikasi SIMAK (Sistem
Informasi Manajemen dan Akuntansi, red) sekaligus memastikan kondisi barang
tersebut. Kalau Anda sudah diberikan kepercayaan tolong dijaga dengan
baik," ucap Sekjen ATR/BPN.
Dalam Rakerda yang juga diikuti oleh perwakilan dari seluruh Kantor Pertanahan
se-Sumsel, Sekjen ATR/BPN mengajak untuk memanfaatkan kesempatan yang ada
dengan belajar dan berdiskusi, terutama bagi pegawai muda yang memiliki potensi
untuk berkembang. “Saya berharap Pak Kanwil dengan Anak-anak muda ini diberikan
ruang yang cukup agar bisa belajar, berikan ruang untuk menyampaikan pendapat.
Saya juga berharap kepada yang muda harus bersuara, berani berdiskusi,”
pungkasnya. (LS/RS)